PERBANDINGAN TINGKAT PENGANGGURAN DAN PENDAPATAN NASIONAL INDONESIA

PAPER

PERBANDINGAN TINGKAT PENGANGGURAN DAN PENDAPATAN NASIONAL

Disusun Oleh :

GITHA DWI WULANDARY

(23210026)

1 EB 19

PEREKONOMIAN INDONESIA

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS EKONOMI

TAHUN 2010 / 2011

PERBANDINGAN TINGKAT PENGANGGURAN DAN PENDAPATAN NASIONAL INDONESIA PADA TAHUN 2004-2009

LATAR BELAKANG

Perekonomian di setiap Negara pasti berbeda-beda dan mengalami pasang surut, tergantung pada seberapa besar pandapatan nasional yang diperoleh oleh Negara tersebut. Pendapatan nasional itu digunakan untuk melakukan pembangunan ekonomi.  Tujuan  akhir pembangunan ekonomi suatu negara pada dasarnya adalah meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi agar stabil dan dalam keadaan naik terus. Namun , jika tingkat pengangguran di suatu negara relatif tinggi, hal tersebut akan menghambat pencapaian pembangunan ekonomi yang telah dicita-citakan. Hal ini terjadi karena pengganguran berdampak negatif terhadap kegiatan perekonomian.  Adanya pengangguran akan menyebabkan daya beli masyarakat akan berkurang sehingga permintaan terhadap barang-barang hasil produksi akan berkurang dan keadaan demikian tidak merangsang kalangan Investor (pengusaha) untuk melakukan perluasan atau pendirian industri baru. Dengan demikian tingkat investasi menurun sehingga pertumbuhan ekonomipun tidak akan terpacu.

Pengangguran merupakan suatu masalah yang dialami oleh semua negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Pengangguran memang tidak dapat dipungkiri lagi keberadaannya. Namun apabila pengangguran terus menerus didiamkan tanpa ada usaha untuk mengurangi jumlah pengangguran tersebut,itu akan berdampak buruk bagi perekonomian suatu negara.

Seperti hal nya di Indonesia, kita ketahui bahwa perekonomian Indonesia sejak krisis ekonomi pada pertengahan 1997 membuat kondisi ketenagakerjaan Indonesia ikut memburuk. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah pendapatan nasional dan tingkat pengangguran di Indonesia mengalami perubahan di setiap periode nya.

RUMUSAN MASALAH

Seiring berjalannya waktu, jumlah pendapatan nasional dan tingkat pengangguran di Indonesia mengalami perubahan di setiap periodenya, lalu bagaimanakah perbandingan tingkat pengangguran dan pendapatan nasional di Indonesia  pada periode 2004-2009??

LANDASAN TEORI

Penduduk suatu Negara berdasarkan jenis kegiatan nya dibagi menjadi 2, yaitu

1. Bukan Angkatan kerja

Di dalamnya termasuk 34 persen dari penduduk dewasa yang sedang sekolah, ibu rumah tangga, pensiunan, tidak mampu bekerja, atau semata-mata tidak bermaksud untuk mencari kerja.

2. Angkatan kerja

Yang tergolong angkatan ini adalah penduduk yang berusia 15-55 tahun. Angkatan kerja dibagi lagi menjadi 2, yaitu :

a. Bekerja (employed)

Dalam kelompok ini adalah orang-orang yang melakukan jenis pekerjaan apa saja yang menghasilkan uang, termasuk di dalamnya orang-orang yang mempunyai pekerjaan akan tetapi sedang tidak bekerja karena sakit, melakukan pemogokan, atau sedang berlibur.

b. Menganggur (unemployed)

Dalam kelompok ini termasuk orang-orang yang tidak bekerja akan tetapi secara aktif sedang mencari pekerjaan atau orang-orang yang sedang menunggu untuk kembali bekerja. Lebih tepat lagi, seseorang disebut menganggur jika ia tidak bekerja dan (a) telah melakukan upaya-upaya tertentu untuk mendapatkan pekerjaan selama 4 minggu terakhir, (b) diberhentikan untuk sementara dan sedang menunggu untuk dipanggil kembali bekerja, atau (c) sedang menunggu untuk melaporkan diri siap bekerja bulan depan.

PEMBAHASAN MASALAH

Pengangguran adalah istilah yang tidak asing lagi bagi setiap Negara. Pengangguran memang tak terelakkan lagi keberadaannya. Seperti yang tertera pada tabel 1.2 dimana tabel tersebut menunjukkan tingkat pengangguran dibeberapa Negara. Bisa dilihat bahwa tingkat pengangguran tidak pernah mencapai nilai 0,00. Adapun Indonesia menduduki posisi ke 133 dengan tingkat pengangguran mencapai 10.45% (perkiraan 2006).

Pada umumnya tingkat pengangguran disebabkan karena ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja dengan jumlah lapangan pekerjaan yang mampu menyerapnya. Tingkat pengangguran sangatlah berpengaruh dengan tingkat perekonomian di suatu Negara. Dengan adanya pengangguran, maka produktivitas suatu Negara akan mengalami penurunan sehingga jumlah pendapatan nasional pun akan berkurang.

Keterkaitan antara tingkat pengangguran dan jumlah pendapatan per kapita antara lain adalah ketika tingkat pengangguran tinggi maka pendapatan per kapita akan menurun dan sebaliknya bila tingkat pengangguran rendah pendapatan per kapita akan meningkat, dengan catatan pendapatan mereka yang masih bekerja tetap. Penting untuk disadari bahwa walaupun perekonomian berjalan pada kapasitas penuh, tingkat pengangguran tidak pernah nol, karena perekonomian bersifat dinamis.

Bicara mengenai perekonomian pasti terkait dengan pemerintahan suatu Negara. Peran pemerintah dalam hal ini sangatlah penting. Karena melalui kebijakan-kebijakan pemerintahlah masalah pengangguran dapat diminimalisasi.

Seperti di Indonesia secara konstitusional, pemerintah berkewajiban untuk menyediakan pekerjaan dalam jumlah yang cukup dan produktif, hal ini terbukti dengan adanya pasal –pasal dalam UUD’45 yang mengatur tentang ketenagakerjaan. Pada Pasal 27 ayat (2) menyatakan bahwa : ” tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan ” dan pada Pasal 28D ayat (2) menyatakan bahwa:” Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja”.

Pada data tabel 1.1 yang saya peroleh dari Badan Pusat Statistik, dapat dilihat bahwa pada tahun 2004-2006 hipotesis hubungan yang menyatakan bahwa naiknya pendapatan nasional akan memperluas  kesempatan kerja itu tidak terbukti. Karena pada data tersebut terlihat bahwa ketika pendapatan nasional naik, ternyata diikuti pula oleh naiknya tingkat pengangguran. Dimana pada tahun 2004-2005 pendapatan nasional mengalami kenaikan sebesar 1.875.817 ternyata diikuti pula oleh naiknya tingkat pengangguran sebesar 0,4% atau sebanyak 602.903 orang yang menganggur. Dan pada tahun 2005-2006 terjadi pula hal yang sama, dimana ketika pendapatan nasional mengalami kenaikan sebesar 2.015.588,30 diikuti pula dengan naiknya tingkat pengangguran sebesar 0.19% atau sebanyak 250.439 orang yang menganggur. Hal ini bisa terjadi karena kurang optimalnya penyerapan tenaga kerja yang ada.

Namun seiring waktu berjalan, tahun 2007 sampai 2009 pemerintah mulai mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja. Terbukti dengan adanya penurunan tingkat pengangguran yang disertai naiknya jumlah pendapatan nasional. Dimana pada tahun 2007-2008 pendapatan nasional mengalami kenaikkan sebesar 4.092.284,50 disertai turunnya tingkat pengangguran sebesar 1.29% atau sebanyak 1.120.327 orang yang mampu terserap. Dan pada tahun 2008-2009 indonesia mampu mempertahankan keadaan ekonomi nya dimana pendapatan nasional terus meningkat namun tingkat pengangguran terus menurun.

Walaupun secara konstitusional pemerintah wajib untuk menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup, namun pada kenyataannya hingga saat ini tingkat pengangguran di Indonesia masih terbilang cukup tinggi.


KESIMPULAN

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa antara pengangguran dan pendapatan nasional saling berkaitan. Dimana secara teoritis ketika pendapatan nasional naik,maka jumlah pengangguran menurun,begitu pula sebaliknya. Namun pada kenyataannya hal itu tergantung pada kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Apabila pandapatan nasional naik namun tidak diimbangi oleh penyerapan tenaga kerja yang cukup maka tingkat pengangguran akan tetap tinggi.

SARAN

Saran saya adalah pemerintah harus lebih fokus untuk memperluas lapangan pekerjaan yang ada di Indonesia. Karena dengan luasnya lapangan pekerjaan maka akan lebih banyak tenaga kerja yang terserap, sehingga tingkat pengangguran akan berkurang, dimana apabila pengangguran berkurang maka pendapatan nasional Negara kita akan meningkat.


About these ads

2 thoughts on “PERBANDINGAN TINGKAT PENGANGGURAN DAN PENDAPATAN NASIONAL INDONESIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s